Bagaimana Cara Hidup Sehat? Konsumsi Sayur dan Buah Lokal Setiap Hari!

sehat
Sehat adalah keinginan semua orang. Hanya orang-orang sehatlah yang mampu hidup bahagia dan membawa kebahagiaan bagi orang-orang di sekitarnya. Foto merupakan milik Starberita.com.

Kesehatan adalah hal terpenting dalam kehidupan setiap orang untuk menjamin hidup yang bahagia dan produktif. Meski hanya terdiri dari empat suku kata dan mudah diucapkan, “ke-se-ha-tan”, sesungguhnya anugerah Sang Pencipta yang tak ternilai ini sangatlah luas dan kompleks. Untuk bisa dikatakan sebagai manusia sehat, kita harus mencapai semua derajat kesehatan dengan baik tanpa kecuali termasuk di antaranya fisik, psikis, dan sosial. Semuanya penting, tetapi komponen terpenting yang harus dipenuhi terlebih dahulu adalah kesehatan fisik. Sesuai kata pepatah, men sana in corpore sano yang artinya di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Tercapainya kesehatan fisik membuat kemampuan kerja kita optimal dan tubuh bebas dari rasa sakit serta kecemasan yang mengganggu sehingga psikis pun sehat dan kita bisa bersosialisasi secara baik dengan orang lain.

Makronutrien. Mikronutrien. Sumber. Nabati. Hewani.
Memenuhi kebutuhan zat gizi itu sederhana? Menganggap makanan kita sudah sehat? Lihat dulu, apakah semua zat gizi sudah terpenuhi secara cukup dan seimbang? Beda zat gizi, beda sumbernya, beda kebutuhannya, beda fungsinya juga. Infografis merupakan milik Sumarni (RSU Tadulako) yang diunggah di situs SlidePlayer.

Banyak komponen yang harus dipenuhi untuk memiliki tubuh yang sehat dan salah satunya adalah terpenuhinya kebutuhan gizi melalui konsumsi makanan sehat secara teratur. Zat gizi sendiri atau dalam dunia kesehatan kerennya disebut sebagai nutrien terbagi menjadi dua menurut besar kebutuhannya, yaitu makronutrien yang diperlukan dalam jumlah besar untuk memproduksi energi, terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, dan serat dan mikronutrien yang diperlukan dalam jumlah sedikit untuk mendukung proses metabolisme tubuh, terdiri dari vitamin, mineral, dan antioksidan lainnya. Meskipun terdapat perbedaan dalam jumlah yang dibutuhkan, peranan semua nutrien tersebut sama pentingnya untuk memastikan tubuh kita bekerja, bertumbuh, dan berkembang secara normal dan optimal.

Sayangnya, di masyarakat seringkali hal ini tidak dipahami dengan baik dan berbagai alasan digunakan untuk membuat kita maklum mengapa mereka tidak memenuhinya. Pertama, keterbatasan ekonomi membuat kalangan menengah-bawah hanya berfokus memenuhi makronutrien, bahkan bisa memenuhi salah satunya saja sudah sangat baik yaitu karbohidrat. Hidup yang penting kenyang dan perut terisi, itu sudah sangat bersyukur. Kedua, ketidaksukaan terhadap sumber nutrien tertentu. Meski punya uang, anggapan bahwa sumber tersebut memiliki rasa yang tidak enak membuatnya ditinggalkan. Tahu itu perlu, punya uang untuk membelinya, tetapi tidak mau mengonsumsinya. Baik karena ketidakmampuan maupun ketidakmauan, tetap saja buah dan sayur menjadi sumber nutrien yang paling sering terlupakan.

Padahal mereka lupa, baik dalam sistem makanan sehat yang lama (empat sehat lima sempurna) maupun yang sekarang (pedoman gizi seimbang), buah dan sayur memegang peranan penting yang harus dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai sebagai sumber protein nabati, vitamin, mineral, dan serat untuk tubuh. Lebih rincinya lagi, sayur harus dikonsumsi sekitar tiga sampai lima porsi per hari dan buah dikonsumsi sekitar dua sampai tiga porsi per hari. Merekalah yang akan menyediakan berbagai zat gizi yang pastinya tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh.

manfaat sayur dan buah
Kenali kandungannya, pahami manfaatnya, dan ketahui akibat tidak mengonsumsinya. Oleh karena itu, jangan lupa makan sayur dan buah setiap hari. Infografis merupakan milik technicavita.org.
  • Protein adalah nutrien esensial untuk membentuk berbagai bagian tubuh dan menggantikan bagian yang rusak, misalnya saja keratin di rambut. Selain itu, protein juga berperan penting dalam proses kehamilan, menyusui, dan dikonversi menjadi energi melalui proses glukoneogenesis. Kekurangan protein dapat menyebabkan suatu kondisi yang disebut sebagai kwashiorkor.
  • Serat adalah sumber energi yang pada prakteknya dapat membantu proses diet dan penurunan tingkat gula darah dengan memperlambat pergerakan makanan di usus. Selain itu, serat juga dapat mengurangi risiko terjadinya konstipasi (sembelit) dan diare. Beberapa contoh sumber serat adalah brokoli, wortel, alpukat, dan pisang.
  • Vitamin adalah nutrien esensial untuk mendukung kesehatan fisik maupun psikis. Kekurangan vitamin menyebabkan suatu kondisi yang dinamakan avitaminosis. Secara lengkapnya akan dibahas lebih lanjut di bawah.
  • Mineral adalah elemen kimia anorganik untuk mendukung proses metabolisme dalam tubuh. Mineral sendiri terbagi lagi menurut jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh yaitu makromineral dan trace minerals, dijelaskan lebih lanjut di bawah.

Fungsi vitamin lengkap dengan keberadaannya dalam buah dan sayur

vitamin
Setiap jenis vitamin yang berbeda bekerja sama mendukung pertumbuhan organ yang berbeda untuk tubuh sehat secara keseluruhan. Mereka tidak dapat digantikan satu sama lain, jadi pastikan Anda sudah mengonsumsinya secara cukup dan seimbang. Infografis dibuat sendiri oleh penulis.

Vitamin sendiri terdiri dari beberapa jenis, yaitu vitamin Ά, B (nantinya dibagi-bagi lagi), C, D, E, dan K. Vitamin B dan C dilarutkan dalam air, sedangkan sisanya larut dalam lemak. Vitamin ini tidak boleh kurang untuk setiap jenisnya dan tidak dapat digantikan antarjenis atau dengan nutrien yang lain, jika diabaikan dapat menyebabkan gangguan metabolisme dan berbagai penyakit. Berikut akan dibahas jenis-jenis vitamin yang bisa diperoleh dengan mengonsumsi buah dan sayur.

  • Vitamin A alias retinol, berperan dalam pembentukan indera penglihatan yang baik khususnya untuk melihat di malam hari. Retinol merupakan komponen penyusun pigmen retina yang banyak ditemukan dalam berbagai sayuran hijau dan buah berwarna merah serta kuning (termasuk di antaranya wortel, brokoli, mangga, jeruk, dan tomat). Selain untuk kesehatan mata, retinol juga berperan dalam menjaga kesehatan kulit dan imunitas tubuh. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan rabun senja, katarak, infeksi saluran pernapasan (ISPA), dan penurunan daya tahan tubuh.
  • Vitamin B1 alias tiamin, berperan dalam menjaga kesehatan kulit, konversi karbohidrat menjadi energi, dan metabolisme protein serta lemak. Kekurangan tiamin dapat menyebabkan beri-beri, kulit kering nan berisik, gangguan saluran pencernaan, gangguan jantung, dan gangguan sistem saraf.
  • Vitamin B2 alias riboflavin, merupakan koenzim untuk senyawa FMN dan FAD yang banyak berperan sebagai pendukung regenerasi energi dalam proses respirasi. Riboflavin juga dibutuhkan dalam pembentukan molekul steroid, sel darah merah, glikogen, kulit, rambut, dan kuku. Banyak ditemukan di berbagai sayuran segar, kekurangan riboflavin dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh, kulit kering nan bersisik, mulut kering, bibir pecah-pecah, dan sariawan.
  • Vitamin B3 alias niasin, berperan dalam metabolisme makronutrien yaitu karbohidrat, protein, dan lemak. Ditemukan di beberapa jenis sayuran, niasin berperan dalam menjaga kadar gula darah, mencegah tekanan darah tinggi, dan menyembuhkan migrain serta vertigo. Kekurangan niasin dapat menyebabkan penyakit pellagra, kejang-kejang, keram otot, gangguan pencernaan, muntah-muntah, dan mual-mual.
  • Vitamin B5 alias asam pantotenat, berperan dalam pemecahan nutrien makanan dengan memproduksi asam lemak dan sterol, komunikasi saraf pusat dan otak dengan pembentukan neurotransmitter, serta memproduksi hormon-hormon dalam tubuh, biasanya ditemukan di brokoli, alpukat, dan sayuran hijau. Kekurangannya dapat menyebabkan kulit pecah nan bersisik, keram otot, sulit tidur, dan penyakit parestesia.
  • Vitamin B6 alias piridoksin, merupakan senyawa koenzim A yang berperan dalam sistensis asam lemak, metabolisme nutrien secara umum, dan produksi antibodi. Banyak ditemukan di sayuran dan buah pisang, kekurangannya dapat menyebabkan anemia, peripheral neuropathy, kulit pecah-pecah, keram otot, dan insomnia.
  • Vitamin B7 alias biotin, banyak ditemukan pada sayuran hijau berdaun. Kekurangannya dapat menyebabkan penyakit dermatitis dan enteritis.
  • Vitamin B9 alias asam folat, biasanya ditemukan di sayuran hijau berdaun seperti bayam. Masih bayak orang yang awam dengan manfaatnya meskipun sering mendengarnya di produk susu ibu hamil. Asam folat berguna untuk pertumbuhan dan pembentukan sel darah merah, regenerasi sel, serta perbaikan DNA sehingga otak kita menjadi lebih sehat. Kekurangannya dapat menyebabkan penyakit anemia megaloblastik, kepikunan, depresi, sampai Alzheimer.
  • Vitamin C alias asam askorbat, merupakan vitamin yang paling akrab di telinga kita sekaligus banyak dijadikan sebagai ladang bisnis oleh produsen suplemen. Selain fungsi utamanya yang pasti sudah kita kenal yaitu membentuk daya tahan tubuh, vitamin C juga berperan sebagai pembentuk kolagen (zat penyusun jaringan kulit, sendi, dan tulang), antioksidan alami untuk menangkal radikal bebas dari polusi lingkungan, mengurangi risiko penyakit degeneratif (misalnya kanker) dengan menurunkan laju mutasi dalam tubuh, menjaga bentuk dan struktur otot, serta membantu proses penutupan luka saat pendarahan. Kekurangannya dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh, nyeri sendi, dan gusi berdarah. Buah yang terkenal memilikinya adalah jeruk, meskipun kenyataan mengatakan bahwa kita masih memiliki alternatif lainnya yaitu brokoli, stroberi, tomat, kol mentah, dan sayur hijau.
  • Vitamin E alias tokoferol, sering sekali dikonsumsi oleh para wanita. Ya, tokoferol dikenal berperan besar dalam menjaga kesehatan kulit. Akan tetapi, fungsi sebenarnya jauh lebih luas yaitu untuk menjaga kesehatan mata, sel darah merah, hati, dan paru-paru. Tokoferol juga merupakan antioksidan alami untuk menangkal radikal bebas dari polusi udara. Kekurangannya dapat menyebabkan kemandulan pada pria maupun wanita. Kita bisa mendapatkan asupan tokoferol dengan mengonsumsi sayuran hijau dan buah kiwi.
  • Vitamin K alias filokuinon, berperan dalam pembentukan sistem peredaran darah yang baik dan proses penutupan luka yang lancar. Meskipun dikenal banyak terkandung dalam bayam, sebenarnya kita bisa menemukannya juga di sayur berdaun hijau yang lain. Kekurangannya bisa menyebabkan proses penutupan luka yang lambat.

Fungsi mineral lengkap dengan keberadaannya dalam buah dan sayur

mineral
Contoh peranan dan sumber tiga jenis mineral. Infografis dibuat sendiri oleh penulis.

Mineral umumnya berupa zat-zat logam yang berperan sebagai kofaktor, elektrolit, atau komponen katalitik enzim dalam proses metabolism yang dilakukan oleh tubuh manusia.

  • Makromineral yang terdapat dalam buah dan sayur mencakup kalsium (menjaga kesehatan tulang dan otot), magnesium (memroses pembentukan ATP, membentuk tulang, dan berperan dalam proses peristalsis), potassium (dibutuhkan oleh hati dan sistem saraf), serta sodium.
  • Trace mineral yang terdapat dalam buah dan sayur mencakup mangan (berperan dalam pemrosesan oksigen), krom (berperan dalam pembentukan gula dan asam lemak), dan zat besi (mencegah anemia).

Anda dapat memeroleh semuanya dengan mengonsumsi bayam (sumber sodium, magnesium, dan zat besi), brokoli (sumber krom), jeruk, pisang, dan wortel (sumber potassium), sayuran berdaun secara umum (sumber mangan), dan sayuran berdaun hijau untuk memeroleh kalsium.

Antioksidan alami dalam sayur dan buah

antioksidan
Sayuran dan buah-buahan adalah sumber antioksidan alami bagi tubuh yang sehat. Ilustrasi merupakan milik apotekeranda.com.

Banyak sekali nutrien yang kita dapatkan setiap kali mengonsumsi buah dan sayur, termasuk di antaranya adalah antioksidan alami. Karena saya pikir kita semua sudah bosan dengan ulasan panjang seperti ketika membahas vitamin dan mineral, saya sebutkan saja nama dan sumbernya ya. Jika berminat untuk mendalaminya lebih lanjut, Anda bisa menelusurinya sendiri melalui mesin pencari Google, oke?

  • Alphakaroten, bisa ditemukan dalam wortel dan tomat.
  • Asam cinnamic, bisa ditemukan dalam jeruk, apel, dan nanas.
  • Asam ellagic, bisa ditemukan dalam stroberi.
  • Asam salisilat, banyak sayur dan buah yang memilikinya.
  • Betakaroten, bisa ditemukan dalam mangga, wortel, bayam, dan brokoli.
  • Kriptosantin, bisa ditemukan dalam papaya.
  • Lutein, bisa ditemukan dalam bayam.
  • Zeaxanthin, bisa ditemukan dalam bayam dan brokoli.

Kebiasaan makan sayur dan buah haruslah digalakkan dan dilaksanakan oleh setiap orang

gerakan masyarakat hidup sehat makan buah dan sayur
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) menjadikan konsumsi buah dan sayur sebagai salah satu fokus bentuk kegiatan yang harus dilkukan untuk mencapai derajat kesehatan yang baik. Porsinya harus sesuai dan intensitasnya haruslah setiap hari.

Begitu banyaknya manfaat dari konsumsi buah dan sayur yang tidak dapat digantikan dengan sumber nutrien lainnya membuat pemahaman akan pentingnya membiasakan diri menyertakan keduanya dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjadikan konsumsi buah dan sayur setiap hari sebagai salah satu fokus dalam pelaksanaan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) demi turunnya beban penyakit, beban biaya pelayanan kesehatan, beban finansial masyarakat untuk urusan kesehatan, dan pada akhirnya produktivitas mereka bisa meningkat.

pelaksana germas
Konsumsi sayur dan buah haruslah dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari dan digalakkan dalam keluarga, lingkungan, sekolah, universitas, serta tempat kerja masing-masing, bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga pemerintahan saja. Seluruh lapisan masyarakat berkewajiban untuk menyediakan sayur dan buah di mana pun mereka berada serta turut serta dalam mengampanyekan konsumsi sayur dan buah setiap hari.

Setiap individu harus terlebih dahulu memulainya dari diri sendiri, kemudian mengajak keluarganya dan selanjutnya memotivasi masyarakat di sekitarnya untuk melakukan hal yang sama. Dengan kata lain, kebiasaan makan sayur dan buah haruslah digalakkan dan dilaksanakan oleh setiap orang.

bekal
Ke manapun saya beraktivitas, saya tidak malu membawa bekal dari ibu yang selalu mengandung sayuran. Makanan sehat, ngapain malu? Diejek makanan murahan? Tidak pernah saya pikirkan, apalagi masuk ke dalam hati.

Khasiat makan sayur dan buah bukan hanya omong kosong yang dibesar-besarkan untuk membuat keduanya menjadi laku dijual di masyarakat, melainkan memang sudah dibuktikan oleh banyak orang termasuk saya dan ibu. Sejak saya kecil, kami berdua menjadikan sayur dan buah sebagai sumber nutrien utama selain nasi untuk dikonsumsi. Hal ini cukup aneh bagi orang-orang di sekitar kami karena mereka cenderung lebih menyukai mie instan dan daging yang dianggap rasanya lebih enak. Tak jarang juga, kami dicemooh sebagai penggemar “makanan murahan” karena tak mampu membeli makanan olahan daging, padahal ujung-ujungnya makanan olahan daging yang mereka maksud adalah makanan cepat saji (fastfood) yang banyak tersedia di pusat-pusat perbelanjaan dan memiliki dampak negatif bagi kesehatan, misalkan saja fried chicken dan burger. Akan tetapi, kami tak pernah malu dengan makanan kesukaan kami dan tetap leluasa mengonsumsinya di mana saja, baik dibawa dari rumah sebagai bekal maupun membelinya di luar rumah.

kolesterol
Lupa makan sayur dan buah, terlalu sibuk mengonsumsi daging dan makanan cepat saji sehingga zat gizi tidak seimbang kecukupannya. Bukan sehat yang didapat, justru penyakitlah yang datang. Infografis merupakan milik ObatKolesterolTerbaik.com.

Dampaknya baru terasa beberapa tahun kemudian. Dengan begitu banyaknya uang yang telah digelontorkan, justru penyakit kolesterol-lah yang mereka dapatkan. Belum lagi, anak perempuan mereka mengalami pertumbuhan di atas kewajaran dan sebelum waktunya. Kondisi berbeda terjadi dengan kami berdua yang tetap sehat sekaligus mampu menghemat pengeluaran oleh karena harga sayur dan buah yang lebih murah.

Sampai hari ini, ibu saya masih sanggup mengerjakan segala sesuatunya di siang maupun malam hari tanpa kacamata, berpikir dan mengingat dengan cepat, mengangkat beban berat dan bekerja keras sepanjang hari tanpa mengeluhkan tubuhnya lelah dan pegal, memiliki rambut panjang, hitam, dan licin dengan jumlah helai uban yang bisa dihitung dengan jari, memiliki kulit kencang nan awet muda, menangkal berbagai serangan penyakit, serta jika harus sakit pun, bisa sembuh hanya dengan minum air putih dan sedikit beristirahat. Lain dengan teman-teman dan saudara seusianya, sebuah kacamata tebal, segudang plastik berisi berbagai macam obat-obatan, pegal-pegal di sekujur tubuh, dan kepala penuh uban selalu bersama-sama dengan diri mereka setiap harinya.

juara lomba blog
Bukannya saya sombong, tetapi di tengah sibuknya rutinitas sehari-hari dari pagi sampai malam selama tujuh hari seminggu, saya masih sanggup berbagai memenangkan berbagai lomba blog. Semuanya berkat konsumsi sayur dan buah secara teratur.

Faedah serupa juga dirasakan oleh diri saya sendiri. Ketika rekan-rekan saya harus berganti kacamata setiap tahunnya karena tingkat minus dan silinder yang meningkat, saya bisa bertahan dengan kacamata yang sama selama hampir tujuh tahun. Kaki saya masih bisa diajak berjalan cukup jauh dengan cepat tanpa membuatnya pegal-pegal. Setelah berjibaku dengan berbagai pekerjaan rutin, saya masih sanggup berpikir untuk menulis konten blog meskipun hal tersebut membuat saya harus bekerja tujuh hari penuh dalam seminggu tanpa hari libur. Satu hal lagi, rambut saya masih tumbuh dengan cepat dan berwarna hitam tanpa uban.

Solusi atas ketidakmauan dan ketidakmampuan makan sayur dan buah

Dengan begitu banyaknya manfaat yang sudah teruji dan dirasakan dalam kehidupan sehari-hari, mengapa masih banyak orang tidak menjalankan kebiasaan makan sayur dan buah? Seperti dijelaskan pada awal materi ini, ada dua penyebab dasar yaitu ketidakmauan dan ketidakmampuan.

olahan buah dan sayur
Rasa sayur dan buah tidak enak? Coba konsumsi dengan cara lain, pasti enak.

Pertama, ketidakmauan karena rasa yang tidak enak. Mereka yang ada di kelompok ini menganggap bahwa sayur dan buah adalah makanan dengan rasa yang tidak enak. Pemikiran ini muncul karena di masa kecilnya, orang tua mereka memaksakan konsumsi sayur atau buah tertentu dengan rasa dan tekstur yang cenderung tidak disukai oleh anak-anak, bahkan mungkin sampai mencekokinya ke dalam rongga mulut dan memaksa mereka menelannya dengan cepat dalam jumlah banyak. Orang-orang seperti ini perlu diperkenalkan lagi dengan sayur dan buah melalui cara dan pilihan jenis yang lebih sesuai. Misalnya, mengenalkan pare rebus dengan rasanya yang begitu pahit dan terong balado dengan teksturnya yang seperti Anda ketahui kepada anak-anak tentu membuat mereka lari terbirit-birit. Akan tetapi, jika dimulai dengan memberikan pare telur asin dan terong goreng tepung, tentu mereka akan lebih tertarik untuk mencobanya dan meminta Anda menyajikan sayur lainnya. Hal lain yang sering dijumpai adalah para orang tua yang senang mencekoki anaknya dengan buah pepaya dan pisang demi kemudahan buang air besar (BAB). Anak-anak tentu akan bosan dijejali dengan dua jenis buah tertentu secara berulang-ulang sehingga rasa yang enak pun lama-lama berbalik menjadi kebencian dan bagi mereka buah terbatas pada pepaya serta pisang. Pikiran seperti ini terbawa sampai dewasa dan menyebabkan ketidakmauan mengonsumsi buah serta sayur.

Kedua, ketidakmauan karena menganggap sayur dan buah adalah makanan murahan. Jika demikian, berarti penganutnya memiliki wawasan yang sempit, kok bisa? Jika dia berkeliling ke seluruh pasar dan supermarket, dia akan menemukan beberapa jenis sayur dan buah yang harganya jauh lebih mahal dibandingkan daging. Sudah sombong, asal ngomong pula. Satu hal lagi yang dia lupakan, bagaimana pun juga daging yang “lebih sesuai dengan levelnya” itu tidak mampu menyediakan semua nutrien yang dibutuhkannya. Hayo lo?

Perlu dicatat bahwa ketika kita menjelaskan mengenai kebutuhan nutrien kepada dua kelompok pertama ini, mereka mungkin mengatakan bahwa tersedia alternatif untuk dikonsumsi berupa suplemen kesehatan yang terdiri dari vitamin dan mineral sintetis. Meskipun komposisi dan cara pengolahan oleh tubuh sama saja dengan vitamin dan mineral alami, kita harus mengonsumsi setumpuk suplemen yang berbeda-beda.

Ketiga, ketidakmauan karena kekhawatiran akan kualitas produk. Kelompok ini banyak membaca literatur yang berisi tentang masalah terkait kualitas sayur dan buah, biasanya seputar penggunaan pestisida dan lilin untuk pengawetan. Solusinya ada, yaitu belilah produk organik dari petani dalam negeri. Jarak pengirimannya tidak terlalu jauh sehingga tidak membutuhkan pengawetan dan karena produk ini adalah produk organik, pasti tidak menggunakan pestisida.

Keempat, ketidakmampuan karena melihat harga sayur dan buah yang mahal. Ingat, tidak semuanya mahal bahkan sebagian besar di antaranya bisa diperoleh dengan mudah dan terjangkau. Jika tidak mampu membeli produk impor, mengapa tidak produk lokal saja? Jika tidak sanggup membeli, mengapa tidak menanamnya sendiri?

Produk sayur dan buah segar dari petani lokal

Masalah ketiga dan keempat dari pembahasan sebelumnya bisa diselesaikan dengan konsumsi produk sayur dan buah segar dari para petani lokal. Keunggulannya adalah kita bisa memerolehnya tanpa melalui proses pengawetan karena langsung didistribusikan dalam kondisi matang setelah dipanen dari kebun petani dan memiliki kandungan nutrien yang maksimal. Rasanya pun lebih baik dan emisi karbon yang dihasilkan dalam proses distribusi jauh lebih sedikit sehingga berkontribusi positif terhadap lingkungan berkelanjutan. Sudah lebih baik, biasanya lebih murah dan lebih mudah didapat pula. Bagus kan?

Lain halnya dengan produk sayur dan buah impor. Sesungguhnya, sayur dan buah bukanlah produk yang didesain untuk perjalanan panjang, biasanya hanya tahan sekitar satu sampai tiga hari di dalam kulkas. Solusinya, produk tersebut dipanen sebelum matang dan diawetkan melalui proses bioteknologi agar tetap segar dan tidak busuk ketika sampai di tujuan. Efek sampingnya ada, kandungan nutrien di dalamnya menjadi tidak maksimal.

Produk lokal berkualitas dari bibit terbaik dalam negeri

kategorisasi benih
Benih unggul sayur dan buah yang disediakan PT EWINDO melalui merek dagang Cap Panah Merah untuk ditanam oleh para petani lokal maupun pecinta pertanian di halaman rumah.

Sebuah produk bisa dikatakan sebagai produk lokal sejati tidak hanya karena dibuat di dalam negeri, tetapi juga melibatkan bahan-bahan yang dibuat di dalam negeri. PT East West Seed Indonesia (EWINDO), berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat, adalah perusahaan benih sayuran terpadu pertama di negeri ini yang menghasilkan benih unggul sayuran terbaik melalui kegiatan pemuliaan tanaman untuk mengembangkan industri benih lokal yang canggih dan menghasilkan benih sayur serta buah berkualitas tinggi untuk petani Indonesia dengan merek dagang CAP PANAH MERAH selama lebih dari dua dekade dan akan terus demikian. Saat ini, EWINDO menyediakan bibit marigold, bayam, paria, kubis, wortel, kembang kol, seledri, caisim, jagung, ketimun, terong, buncis, kalian, kangkung, selada, melon, cabe, labu, oyong, bawang merah, tomat, semangka, dan kacang panjang.

Tanam sendiri di halaman rumah, mengapa tidak?

Bagi mereka para penghuni kelompok dengan masalah nomor tiga, bibit dari EWINDO adalah solusi yang bagus untuk mulai menanam sayur dan buah sendiri di halaman rumah. Dengan segalanya berada di kontrol Anda dari hari ke hari, Anda tahu betul pupuk yang Anda gunakan, Anda tahu betul air yang Anda gunakan, Anda tahu betul tanah tempat Anda menanamnya, tentu Anda akan lebih yakin terhadap kualitas sayur  dan buah yang Anda dapatkan. Harganya? Bisa lebih murah dibandingkan membeli karena Anda tidak perlu memberikan keuntungan kepada para petani dan pihak-pihak yang terlibat dalam distribusinya sampai ke tangan Anda. Akan tetapi, hal ini hanya bisa dilakukan jika Anda memiliki halaman rumah yang cukup luas dengan tanah yang subur untuk bisa menanam begitu banyak jenis sayuran dan buah-buahan serta memiliki waktu luang untuk merawatnya.

menanam sendiri (evrinasp)
Bak Evrina, salah satu narablog senior, memanen sayur yang beliau tanam di pekarangan rumahnya sendiri. Saya yakin beliau melakukan ini bukan karena ingin “ngirit”, tetapi untuk mengisi waktu luang sekaligus memanfaatkan pengetahuannya sebagai lulusan jurusan pertanian yang tentunya akan hilang kalau beliau terlalu asyik dengan menulis konten blog.

Ya, sebenarnya saya sih mau-mau saja menanam sayur dan buah saya sendiri. Bukan karena saya tidak yakin dengan kualitas sayuran dan buah-buahan dari para petani, bukan juga karena alasan ekonomi, tetapi lebih karena ingin mencobanya sebagai pengalaman hidup dan keberhasilannya tentu membawa kebanggaan sendiri sebagai sebuah prestasi. Sayang, apadaya saya tinggal di rumah yang kecil tanpa halaman sama sekali. Beginilah kami yang hidup di Jakarta, ada rumah untuk tinggal saja sudah sangat bagus sekali. Yang penting, kami bisa hidup sehat, betul? Makanya kami selalu mengonsumsi sayur dan buah lokal dari para petani dalam negeri. Mari ikuti kami untuk Indonesia yang lebih sehat, yuk segera!

Hidup yang lebih baik melalui konsumsi buah dan sayur

Bagaimana konsumsi buah dan sayur secara cukup dan seimbang setiap harinya bisa membawa kita kepada hidup yang lebih baik? Bersama dengan sumber nutrien lainnya, buah dan sayur mencukupi kebutuhan gizi seorang manusia sehingga proses metabolisme di dalam tubuh bisa berlangsung dengan baik dan lancar. Tenaga selalu tersedia untuk bekerja setiap hari, organ-organ selalu tumbuh dan berkembang secara normal, serta sistem imunitas siap menangkal serangan dari berbagai penyebab penyakit. Dengan demikian, kesehatan fisik yang paripurna alias sempurna akan tercapai. Otak bekerja optimal, indera dan organ tubuh lainnya bekerja optimal, apapun bisa kita lakukan secara maksimal termasuk dalam menorehkan berbagai pencapaian. Men sana in corpore sano pun terjadi sehingga psikis pun menjadi sehat karena kita tidak perlu diganggu oleh rasa sakit sekaligus kekhawatiran akan pekerjaan yang terganggu dan uang yang habis akibat rasa sakit dan pengobatan penyakit. Karena psikis kita sehat, kita bisa berhubungan baik, berkomunikasi, dan bersosialisasi dengan baik dalam bermasyarakat. Otak kita bisa memahami perkataan dan ekspresi lawan bicara dengan baik serta meresponnya dengan perkataan dan ekspresi yang baik pula sehingga tidak timbul salah persepsi. Dengan demikian, semua pekerjaan dan kegiatan bisa berlangsung dengan lancar sehingga hidup pribadi maupun bersama akan dibawa ke arah yang jauh lebih baik dari hari ke hari. Tidak hanya bisa merencanakan dengan baik dan matang, tetapi juga melaksanakannya dengan terkendali sampai mengawasi dan mengelolanya sekaligus melihat anak-cucu kita hidup bahagia di masa mendatang dengan berbagai prestasi yang mereka torehkan. Mau? Konsumsi buah dan sayur setiap hari!

Semoga tulisan ini mampu memberikan informasi dan inspirasi yang cukup bagi kita semua dalam mengonsumsi sayur dan buah setiap hari, bagaimanapun cara dan bentuknya.

Artikel ini ditulis dengan referensi sebagai berikut.

  1. Budiastuti, Evrina. 2018. Sehat dari Rumah dengan Konsumsi Sayur dan Buah. https://evrinasp.com/sehat-dari-rumah-dengan-konsumsi-sayur-dan-buah/ (diakses 9 Januari 2019).
  2. Dinas Kesehatan Aceh. 2017. GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). https://dinkes.acehprov.go.id/news/read/2017/04/30/119/germas-gerakan-masyarakat-hidup-sehat.html (diakses 8 Januari 2019).
  3. Kemenkes RI. 2016. Germas Wujudkan Indonesia Sehat. http://www.depkes.go.id/article/view/16111500002/germas-wujudkan-indonesia-sehat.html (diakses 8 Januari 2019).
  4. Maharani, Dian. 2014. Sayuran dan Buah Lokal Lebih Sehat dari Produk Impor – Kompas.com. https://lifestyle.kompas.com/read/2014/09/26/180500923/Sayuran.dan.Buah.Lokal.Lebih.Sehat.dari.Produk.Impor/ (diakses 8 Januari 2019).
  5. MauSehat.com. 2014. Vitamin Alami VS Vitamin Sintetis – MauSehat.Com. http://www.mausehat.com/vitamin-alami-vs-vitamin-sintetis/ (diakses 8 Januari 2019)
  6. Veratamala, Arinda. 2017. Kenapa Harus Makan Sayur dan Buah Setiap Hari – Hello Sehat. https://hellosehat.com/hidup-sehat/nutrisi/makan-sayur-dan-buah-setiap-hari/ (diakses 8 Januari 2019).
  7. Wikipedia. Nutrition. https://en.wikipedia.org/wiki/Nutrition (diakses 7 Januari 2019).
  8. Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. Nutrien. https://id.wikipedia.org/wiki/Nutrien (diakses 7 Januari 2019).
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.